Membangun Pipa Saluran Uang

Mengatur keuangan yang membuat Anda semakin kaya adalah lebih banyak menghasilkan uang daripada uang yang keluar. Pola membangun pipa saluran uang akan membuat uang terus mengalir kepada Anda.


Apakah aku membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang atau mengangkuti ember? (Robert T. Kiyosaki)


Keterangan :


Sebenarnya ilustrasi diatas adalah untuk membedakan antara orang-orang yang terus menjadi employee atau self employee dengan orang yang membangun bisnisnya dan investasinya sehingga terwujud pipa penghasilannya. Seperti dikisahkan oleh Robert Kiyosaki berikut :


Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan namun memiliki sebuah masalah. Desa itu tak punya air bila tak turun hujan, makanya para tetua desa memutuskan untuk menawarkan kontrak kepada siapa saja yang bisa menyediakan air bagi penduduk desa itu. Akhirnya ada dua orang yang mengajukan diri, dan para tetua desa berharap akan ada persaingan diantara mereka yang pada akhirnya dapat menekan harga.


Orang pertama yang menjalankan kontrak itu bernama Ed. Ia langsung membeli 2 buah ember dan langsung mengisi penampungan air (yang sudah dibuat dari beton oleh penduduk) dengan cara mengangkut air dari danau ke penampungan dengan kedua embernya dari pagi hingga petang. Setiap pagi ia harus bangun lebih awal untuk memastikan persediaan air cukup bagi penduduk desa saat mereka memerlukannya. Ia harus bekerja keras, tapi ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang.


Pemegang kontrak kedua bernama Bill, yang beberapa waktu malah menghilang. Dia tidak membeli 2 ember untuk bersaing dengan Ed, malah membuat rencana usaha, mendirikan perusahaan, mencari penanam modal, mengangkat asisten untuk melakukan pekerjaannya dan kembali setelah enam bulan dengan membawa kru bangunan yang siap membangun jaringan pipa baja anti karat bervolume besar yang menyambungkan desa dengan danau. Pada saat pembukaan, Bill mengatakan bahwa airnya lebih bersih, bisa memasok 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 75% lebih murah dari Ed. Penduduk desa bersorak berlari kearah kran pipa Bill.


Supaya bisa bersaing, Ed juga menurunkan harga. Mempekerjakan kedua putranya untuk membantu giliran kerja malam dan pada akhir pekan. Ketika anaknya sekolah di perguruan tinggi, ia berkata pada mereka “Cepatlah kembali karena suatu saat bisnis ini akan menjadi milik kalian.” Entah kenapa, setelah lulus anak-anaknya tak pernah kembali. Dan akhirnya Ed mendapat masalah-masalah kepegawaian, karyawan menuntut naik gaji, peningkatan tunjangan dan ingin hanya mengangkut satu ember sekali jalan.


Berbeda dengan Bill, dia sadar bahwa desa-desa yang lain juga membutuhkan air. Makanya ia menulis ulang rancangan bisnisnya dan pergi untuk menjual sistem penyaluran air bersihnya ke desa-desa di seluruh dunia. Ia hanya mendapat keuntungan satu penny untuk setiap ember, tapi ia mengirimkan miliaran ember air setiap harinya dan semua uang itu mengalir kedalam rekening banknya. Bill telah membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang bagi dirinya sendiri.


Belajar dari Robert Kiyosaki adalah untuk mereka yang sudah lelah mengangkuti ember dan siap membangun pipa agar uang bisa mengalir kedalam kantong mereka….bukan ke luar kantong mereka.


Semoga bermanfaat,




Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Cara Mendapatkan Uang

Banyak peluang untuk Anda mendapatkan uang atau meningkatkan kekayaan. Belajar pada orang yang tepat juga cara untuk mudah melihat peluang yang menghasilkan uang.


“Anda tidak bisa melihat uang dengan mata anda."(Robert T. Kiyosaki)

Cerita klasik tentang peluang dengan masalah adalah cerita tentang perusahaan sepatu yang mengirim marketing managernya ke Afrika di awal tahun 70-an. Begitu marketing manager tersebut sampai di Afrika dan turun dari pesawat, langsung jalan-jalan keliling Afrika. Setelah itu dia kirim telex kepada atasannya, “people in Africa doesn’t wear shoes. Tidak ada peluang.” Karena perusahaan tidak puas dengan marketing tersebut, maka dikirim marketing independen ke Afrika. Ketika marketing independen itu turun dari pesawat, langsung jalan-jalan. Kemudian kembali ke hotel untuk mengirim telex, ”People in Africa
doesn’t wear shoes. Peluang fantastis.”


Hal yang dilihat oleh mata adalah sama, tetapi yang satu mengartikan sebagai yang salah, yang satu mengartikan sebagai peluang yang luar biasa.


“Uang dilihat dengan pikiran Anda.” (Robert Kiyosaki)


Mari kita lihat sekitar kita. Apapun yang kita lihat selalu menghasilkan uang untuk orang lain. Misalnya kita melihat mobil, ada orang yang mendapat uang karena mobil tersebut. Misalnya kita melihat lampu, melihat tanaman, melihat asap, melihat air, semua dalam level tertentu akan menghasilkan uang. Tapi masih saja banyak orang yang mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk menghasilkan uang. Hal-hal apa yang membuat kita tidak bisa melihat peluang atau uang yaitu karena selama ini kita belajar dari orang yang salah seperti orang buta menuntun orang buta. Alasan kenapa banyak orang buta secara finansial karena mereka
mendengarkan saran dari orang-orang yang secara mental buta secara keuangan.


Mungkin kita bisa langsung kaya, mungkin dengan menerima warisan, kawin dengan orang kaya, dapat undian. Apa yang terjadi lima tahun kemudian? Banyak diantara mereka yang kaya mendadak. Karena mereka tidak tahu cara mengelolanya, melakukan investasi yang salah atau bahkan berfoya-foya ke hal-hal yang negatif. Sehingga akhirnya uang mereka hilang dan kembali kepada pola yang lama. Jika pertama-tama tidak kau pahami di kepalamu, uang tidak akan melekat di tanganmu. Dan jika tidak melekat di tanganmu maka uang dan orang yang mempunyai uang akan menghindari.


Maka untuk melihat peluang, kita harus melatih otak kita. Dan bagaimana cara melatih otak kita akan dibahas pada hari berikut.

Semoga bermanfaat,





Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Mengatasi Rasa Takut Kehilangan Uang

Uang yang Anda jadikan mimpi untuk kaya bisa membuat takut kehilangannya. Solusi agar berhasil dalam berbisnis atau berinvestasi tanpa perasaan takut kehilangan uang bisa Anda pelajari berikut.

Perbedaan utama antara orang kaya dengan orang miskin adalah cara mereka mengatasi itu.
(Robert T. Kiyosaki)


Keterangan :


Tidak ada seorang pun di dunia ini yang senang akan kehilangan uang, namun juga tidak ada orang kaya yang tidak pernah kehilangan uang. Sebaliknya banyak orang miskin yang tidak pernah kehilangan serupiah pun karena sebenarnya mereka tidak pernah berinvestasi atau berbisnis sama sekali.


Ketakutan akan kehilangan uang adalah Riil. Setiap orang mempunyai rasa takut, bahkan orang kaya pun takut. Bedanya, karena ketakutan tadi, orang miskin berhenti bertindak. Orang kaya, karena ketakutan tadi mereka akan berhati-hati tetapi tetap bertindak.


Solusi mengatasi rasa takut kehilangan uang menurut Robert Kiyosaki adalah jika kamu membenci risiko dan karenanya merasa cemas….mulailah dari dini.


Jika anda mulai saat muda, mudahlah untuk menjadi sangat kaya. Dikatakan oleh Albert Einstein bahwa salah satu keajaiban dunia adalah bunga-berbunga. Pembelian Pulau Manhattan dikatakan menjadi salah satu transaksi terbesar sepanjang masa. New York dibeli seharga 24 dollar dengan perhiasan dan manik-manik. Namun, jika 24 dollar itu diinvestasikan, dengan bunga 8% per tahun, 24 dollar itu akan bernilai lebih dari 28 trilyun dollar pada tahun 1995.


Menurut saya pribadi, bagaimana kita bisa menjadi berani melangkah dengan kemungkinan berhasil yang lebih tinggi adalah :


1. Memahami beda risiko dengan berisiko.
2. Dengan mengajukan pertanyaan yang benar.


Bila kita mengajukan pertanyaan yang salah seperti ini :


- “Nanti jangan-jangan bangkrut?”
- “Kalau rugi bagaimana?”
- “Kalo gagal bagaimana?”


Pertanyaan ini tidak adil, kenapa? Karena semua mungkin bangkrut, mungkin gagal, mungkin rugi. Dengan pertanyaan seperti ini orang akan takut.

Pertanyaan yang benar :


- “Ruginya apa bila saya tidak bertindak sekarang?”
- “Untungnya apa bila saya bertindak sekarang?”


Karena otak kita hanya mencari nikmat atau menghindari sengsara. Maka dengan pertanyaan seperti itu otak kita jadi tahu kenikmatan apa jika kita berani bertindak dan kesengsaraan apa jika kita tidak bertindak.


Tapi kita tidak boleh naïf hanya berani saja dan asal bertindak sedemikian sehingga kemungkinan bangkrutnya besar. Untuk membantu memperbesar kemungkinan berhasilnya kita harus membuat pertanyaan sebagai berikut :


- “Siapa yang sudah berhasil dibidang yang kita inginkan?”
- “Bagaimana saya bisa bekerja/magang untuk belajar kepada yang bersangkutan?”
- “Kapan saya akan belajar?”
- “Apa yang harus saya pelajari atau saya ketahui atau harus bekerja sama kepada siapa untuk memperbesar kemungkinan berhasilnya?


Semoga bermanfaat,




Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Perbedaan Pengertian Resiko Dengan Beresiko

Keraguan berbisnis sering dikaitkan dengan resiko dan beresiko. Keduanya berbeda pengertiannya. Agar finansial Anda meningkat pelajari perbedaan resiko dan beresiko.


Salah satu langkah untuk menemukan jalur cepat finansial Anda, mengetahui perbedaan antara risiko dan berisiko. (Robert T. Kiyosaki)


Keterangan :


Sering orang mengatakan bahwa bisnis dan investasi adalah berisiko. Menurut Robert Kiyosaki bisnis dan investasi adalah tidak berisiko, yang berisiko adalah tidak mempunyai pengetahuan.



Menurut saya pribadi, risiko adalah konsekuensi negatif yang selalu ada dalam setiap tindakan ataupun setiap hal. Contohnya ketika Anda duduk membaca artikel ini selalu ada konsekuensi negatifnya, entah besar atau kecil. Misalnya, konsekuensi besar walaupun kemungkinannya kecil, Anda kejatuhan helicopter dan meninggal mendadak. Konsekuensi kecil misalnya sebelah Anda kentut sedemikian sehingga Anda mencium bau tidak enak.


Sedangkan berisiko menurut saya adalah konsekuensi negatif yang kombinasi antara besar kerugian dan besar kemungkinan terjadinya tidak bisa kita terima. Contohnya, misalkan kita memulai bisnis dengan menjual semua asset kita dan harus menjual semua harta kita dan masih hutang 1 juta Dollar (9 milyar rupiah) kepada preman/mafia yang mengancam akan membunuh keluarga kita (bila kita tidak mengembalikan tepat waktu) ke dalam bisnis yang sama sekali kita tidak tahu dengan team yang sama sekali baru. Bisnis ini bagi kita berisiko. Tetapi semisal yang memodali adalah Bill Gates (Pemilik Microsoft) maka bagi Bill Gates bisnis 1-2 juta Dollar adalah tidak berisiko, walaupun kemungkinan berhasil bisnisnya sangat kecil. Kenapa? Karena Bill Gates menyumbang 1 Milyar Dollar untuk Aids saja tidak apa-apa. Jadi misalnya bisnis tadi bangkrut pun tidak berisiko bagi Bill Gates. Tetapi bagi orang yang menjual semua dan masih hutang kepada preman/mafia maka bisnis tersebut adalah berisiko.


Dikatakan oleh Robert Kiyosaki “Saya sangat prihatin bahwa terlalu banyak orang menaruh perhatian pada uang bukan pada kemakmuran mereka yang terbesar yakni pendidikan mereka.” Intelegensi memecahkan masalah dan menghasilkan uang. Uang tanpa disertai intelegensi finansial akan segera habis.


Kita tentu pernah mendengar kisah tentang orang miskin yang memenangkan undian atau mendapatkan warisan hingga langsung kaya. Tapi dalam beberapa tahun kemudian mereka kembali miskin. Kenapa? Karena mereka tidak memiliki kebiasaan serta pengetahuan yang cukup untuk mempertahankan atau bahkan mengembangkan kekayaannya.


Jadi, sungguh berisiko apabila orang tidak meluangkan uang, waktu, tenaga serta pikiran untuk terus belajar bagaimana mencari, mengelola dan mengembangkan uang.


Saran saya, daftar seminar yang menambah ilmu anda disini sekarang juga sebelum kehabisan..!!
Semoga Bermanfaat,


Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Cara Fokus dalam Bisnis Anda

Menjalani bisnis dengan fokus akan membantu meraih keinginan untuk menjadi kaya. Bagaimana cara agar fokus? berani mengambil risiko?


Menurut Robert Kiyosaki orang-orang yang seimbang tidak melangkah kemanapun. Mereka tetap disatu titik. Jika Anda melihat seseorang yang sukses, pada awalnya mereka tidak seimbang. Untuk membuat kemajuan, Anda pertama-tama harus membuat jadi tidak seimbang. Lihatlah bagaimana Anda berjalan untuk maju, pertama berat badan anda kedepan dan tidak seimbang, baru Anda bisa maju.


Thomas Edison tidak seimbang. Dia fokus. Bill Gates tidak seimbang. Dia focus. Donald Trump fokus. George Soros fokus, George Patton tidak membawa tank-tanknya menjauh. Dia memfokuskan mereka dan meledak di titik-titik lemah dalam perbentengan Jerman.


Jika Anda mempunyai hasrat apapun untuk menjadi kaya, Anda harus fokus. Taruh banyak telur Anda dalam satu keranjang. Jangan melakukan apa yang dilakukan oleh orang miskin dan kelas menengah, menaruh telur mereka yang sedikit kedalam banyak keranjang. Jika Anda berumur 25 tahun lebih dan sangat ngeri untuk mengambil risiko, jangan berubah mainkanlah dengan aman, lakukan investasi yang seimbang tapi mulailah sejak dini. Mulailah mengumpulkan sarang telur anda sejak dini. Karena kalau kita seimbang, hal ini membutuhkan waktu.


Saya pribadi menyarankan investasi berisiko saya sesuaikan dengan umur dan tingkat keberanian mengambil risiko.


Contoh :
Bila kita umur 30 Th dengan tingkat keberanian ambil risiko “Berani/agresif” maka alokasi investasi kita 20% masuk deposito/reksadana pendapatan tetap/emas. 40% masuk ke reksadana campuran (50% pendapatan tetap, 50% saham) atau ke properti. 40% masuk ke saham.


Sedang semisal umur 70 Th sudah pasti walau kita termasuk orang “agresif/berani” kita tidak diharapkan ambil risiko terlalu besar. Minimal 50% investasi kita harus masuk yang aman. Maksimal 25% masuk ke “sedang” dan Maksimal 25% masuk ke “cepat”.


Berinvestasilah sesuai dengan umur dan keberanian anda mengambil risiko, tapi tetaplah berinvestasi. Dan investasi pertama yang paling penting adalah investasi ke dalam pendidikan anda bagaimana cara bisnis dan berinvestasi.
Semoga bermanfaat,


Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

10 Perbedaan Leader dan Manager

Hi Bro....,
Hari ini bersama Saya Tung Desem Waringin, Anda akan belajar 10 perbedaan Manager dan Leader.

Sebenarnya ada banyak sekali perbedaan antara seorang manager dan leader, mari kita bahas 10 diantaranya:
  1. Leader : Diangkat karena sepakat ; Manager : Diangkat pakai surat
  2. Leader : Melakukan hal-hal benar ; Manager : Melakukan dengan benar
  3. Leader : Didukung dari bawah ; Manager : Diangkat dari atas
  4. Leader : Menjadi secara sukarela ; Manager : Menjadi secara mau tak mau
  5. Leader : Menjadi inspirasi ; Manager : Menjadi motivasi
  6. Leader : Berhubungan dengan orang ; Manager : Berhubungan dengan sistem
  7. Leader : Pandangan jarak jauh ; Manager : Pandangan jarak pendek
  8. Leader : Menentukan Goal ; Manager : Mempersiapkan segalanya
  9. Leader : Bertanya apa dan kenapa ; Manager : Bertanya caranya dan kapan
  10. Leader : Menaruh mata pada masa depan ; Manager : Menaruh mata pada hasil akhir
Anda ingin materi lanjutannya, silahkan baca disini http://www.tdwclub.com/lr



Semoga bermanfaat,


Tung Desem Waringin
-- TDWClub Email : support[at]tdwclub.com Call : 021 - 5422 0505 SMS : 0813 8855 1700 Social Media : http://www.facebook.com/tdwclub http://www.twitter.com/tdwclub 
Anda mendapatkan manfaat dari email ini ? Berikan komentar Anda dan dapatkan produk tdwclub senilai Rp. 3.000.000,- setiap minggunya secara gratis di www.tdwclub.com/comment
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Satu Persamaaan dari Orang Kaya di Dunia ? Mereka Adalah Pemimpin

Satu Persamaaan dari Orang Kaya
di Dunia ? Mereka Adalah Pemimpin

COBA... Anda bayangkan sejenak, disaat Anda menjadi seorang pemimpin yang bisa mengeluarkan potensi terbaik dalam diri Anda dan membuat orang disekitar Anda menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Apa perasaan Anda, saat kepemimpinan Anda mengakibatkan mereka tidak pernah melupakan diri Anda dan berterimakasih karena menjadi lebih baik ?
Setiap Manusia Terpanggil Menjadi Pemimpin !

Setiap harinya koran dan media selalu dipenuhi dengan orang-orang yang memanggil dirinya sendiri sebagai seorang PEMIMPIN, yang sebetulnya mereka hanya memiliki ego, ambisi, keegoisan, dan rasa serakah. DUNIA saat ini membutuhkan seorang PEMIMPIN SEJATI, seorang individu yang komitmen untuk menciptakan perubahan positif didalam kelompok mereka dan orang diluarnya.
Saya percaya definisi yang paling benar dan sederhana dari PEMIMPIN SEJATI adalah : seseorang yang menginspirasikan orang lain menjadi siapa mereka sebenarnya

Sumber: http://www.tdwclub.com/lr/
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

About Admin

Hanyalah seorang biasa
Pekerja lepas, hidup tanpa gaji
Hari-hari bekerja sebagai Blogger
Untuk menyambung hidup bersama keluarga tercinta
Yang berusaha berbuat sesuatu yang berguna buat orang banyak
Karena hidup yang hanya memikirkan diri sendiri adalah egois


"Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian menurut Allah adalah orang yang paling taqwa"

"Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling berguna terhadap orang lain"

readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Begini, Teladan Keseharian Para Miliarder

PLASADANA.COM - Jika Anda berpikir menjadi miliarder hanya butuh keberuntungan, Anda salah besar. Menjadi kaya dan sukses ternyata sangat erat dengan perilaku sehari-hari.
Memanfaatkan waktu dengan tepat, dari terjaga hingga tidur kembali, adalah salah satu kunci sukses para miliarder. Menurut perencana keuangan asal Amerika Tom Corley, banyak teladan yang bisa diambil dari keseharian para miliarder.
Corley yang menghabiskan waktu bersama 350 orang "kaya" dan "miskin" di Amerika mengamati ada perilaku yang berbeda dari dua kela s sosial tersebut. Dalam buku "Rich Habits: The Daily Success Habits of Wealthy Individuals", Corley menyatakan perbedaan itu nampak dari sikap mereka sejak bangun hingga kembali tidur.
Jika Anda ingin menjadi miliarder, ini beberapa perilaku yang patut ditiru.
1. Bangun pagi
Menurut Corley, orang kaya berusaha mengambil kesempatan sepagi mungkin mereka bisa. Karena itu, 44 persen dari mereka biasa bangun tiga jam sebelum jam kerja, atau sekitar pukul 05.00. Pada jam-jam itu mereka berpikir, membaca koran atau majalah terbaru, membaca materi yang berguna sebelum kemudian mengaplikasikannya di kantor.
2. Jadwal yang ketat
Setiba di kantor, para miliarder langsung disodori sederet tugas dan jadwal yang ketat oleh sekretarisnya. Sebanyak 70 persen dari mereka biasa menyusun daftar kerja harian atau to-do list sendiri. Jarang yang mengedepankan rencana jangka pendek, karena mereka selalu berpikir untuk jangka panjang.
3. Istirahat sambil bekerja
Kalimat di atas memang membingungkan. Bagaimana cara beristirahat sambil bekerja? Namun kebanyakan orang kaya biasa melakukannya. Mereka biasa makan siang sambil membicarakan deal bisnis dengan mitra kerja serta memanfaatkan waktu senggang untuk mengerjakan apa yang bisa dikerjakan.
4. Menjaga makanan
Siapa bilang orang kaya cuma doyan makan enak? Di Amerika, para miliarder ternyata dikenal sangat perhitungan dengan nilai gizi makanan. Mereka juga menjaga asupan alkohol dan makanan cepat saji dalam batas rendah agar tidak mempengaruhi kinerjanya.
5. Anti-gosip
Corley punya fakta menarik. Sebanyak 79 persen orang miskin senang bergosip. Namun hanya 6 persen dari orang kaya yang melakukannya.

Penulis: Peppy Ramadhyaz
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Cara saya mengatasi Windows 7 lambat nge-print di printer EPSON

Bismillah....

Sebelumnya saya mau bercerita.... mungkin diantara sobat ada yang punya pengalaman (pahit) seperti saya... Bahwa...di tempat kerja saya ada 5 buah printer; Canon IP2770, HP Laser Jet 1022, Epson Stylus TX121, dan 2 buah printer Epson Stylus T13x.
Pada suatu hari ketika saya mau nge-print pakai epson, saya rasakan agak sedikit lambat dan tak seperti biasanya... besoknya tambah lambat.. demikian seterusnya, tambah lama tambah lambat.. sampai-sampai ngeprint 1 huruf saja butuh waktu 3-5 menit !!!
Setelah saya teliti dan rasakan, dalam waktu bersamaan ternyata bukan hanya nge-print (cetak) yang lambat, tetapi dalam beberapa aktivitas yang lain juga bisa lambat, misalnya;
MASALAH:
1- Buka Document baru di CorelDRAW
2- Pengaturan Page Layout di MS Word (dll.)
3- Baru mau memulai nge-print (Ctrl + P)
4- Ganti type printer, misalnya yang default Canon IP2770 kemudian mau ganti ke Epson Stylus T13x
5- Mau buka Properties printer EPSON
6- Apply printer EPSON (dalam CorelDRAW)
7- Print Preview
8- Print (terakhir)
Jadi yang terganggu atau bisa lambat bukan cuman nge-print-nya saja, tetapi kerja program2 atau aplikasi2 di komputer juga bisa lambat/terganggu.

Akhirnya saya nyari di google, tetapi semua jawabannya hampir sama dan saya tak menemukan jawaban yang bisa menyelesaikan masalah saya....stress.. Kemudian telepon teman yang kerjanya tiap hari di depan komputer.. jawabannya juga gak pas... hampir putus asa... LALU saya ambil CD Windows XP siap-siap nge-FORMAT komputer biar urusannya cepat beres....

Alhamdulillah
Akhirnya Allah kasih petunjuk...tidak sampai nge-format...
Saya ambil CD Driver printer EPSON... saya unistall/remove semua driver yang ada di komputer, lalu saya test print, dan tes semua pekerjaan yang tadinya lambat, ternyata, Alhamdulillah kerja komputer jadi normal kembali.. hanya saja EPSONnya belum bisa dipake, tetapi minimal sudah ketahuan "biang kerok"nya yang bikin komputer jadi lambat, walaupun sebenarnya saya jatuh cinta pada printer Epson.

SOLUSI:
Singkatnya,,,, setelah try and error.. akhirnya ketemu juga solusinya
1) Uninstall / Remove semua driver printer EPSON yang ada di komputer
2) Buka My Computer, klik Local Disk (C:)
3) Ketik "EPSON" pada kotak pencarian [Search Local Disk (C:)] di Pojok Kanan Atas
4) Tunggu beberapa detik/menit, setelah muncul kata-kata EPSON baik berupa folder atau apa saja,,, DELETE semuanya, gak usah disisain.... (Shift + Delete) >> ENTER.  Beres.....
5) Install kembali driver printer EPSON yang sudah diremove tadi....

Jika menurut sobat blogger tulisan ini bermanfaat silahkan dishare.....


readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...
Flag Counter

  ©webeson - All Rights Reserved.

Template by Dicas Blogger | Top