5 Cara Agar Hidup Menjadi Lebih Berkualitas

Merubah hidup menjadi lebih baik adalah impian setiap manusia. Namun kali ini saya akan membahas tentang cara meningkatkan kualitas hidup sedemikian sehingga Anda kaya pun tapi Anda bahagia.
Cara yang paling mudah untuk merubah kualitas hidup yaitu :
  1. Dengan merubah arti yang kita berikan dalam kehidupan kita jadi apapun yang terjadi anda selalu bisa memberikan perasaan yang berarti yang menurut anda berkualitas
  2. Kita mempunyai identitas
    Identitas itu penting, karena Anda menilai siapa Anda? Misalnya Anda menyebut kalau diri Anda adalah "saya adalah orang yang tidak teliti" maka ini secara tidak langsung membuat alam bawah sadar Anda menganggap Anda tidak teliti. Sekarang baik perkataan Anda dengan "saya adalah orang yang dahsyat, saya adalah orang yang pintar". Apa yang terjadi? Anda kan menjadi dahsyat.
  3. Misi
    Misi apa? Kenapa Anda harus merubah hidup Anda?
  4. Visi
    Visi apa? Kenapa Anda harus merubah hidup Anda?
  5. Kebiasaan yang membuat hidup kita berkualitas.
    Buang kebiasaan lama, ganti dengan yang lebih bermanfaat dan berkualitas
Sekian artikel kali ini. Semoga bermanfaat, salam Dahsyat

Sumber: http://www.tdwclub.com/showthread.php?964-5-cara-agar-hidup-menjadi-lebih-berkualitas/
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Fokus Pada Nilai Tambah

Tips Agar Anda dalam Kehidupan Ini Disukai Banyak Orang termasuk Wanita

Bagi Anda yang belum mempunyai pasangan. Anda jangan mengejar- ngejar pasangan Anda.
Tapi biarlah pasangan Anda yang mengejar Anda.

Bagaimananya caranya?

Caranya adalah dengan Anda fokus membuat nilai tambah. Kenapa Anda harus Fokus membuat Nilai Tambah? Karena pada dasarnya, wanita lebih suka kepada laki- laki yang menonjol. Anda bisa saja memperbaiki perilaku, memperbaiki perilaku Anda, Keuangan Anda, Karir.

Dan ketika Karir Anda Mantab, Anda juara, Income Anda bertambah besar, Masa Depan Anda Mantab, Anda bisa menjual Nilai Tambah Anda kepada pasangan Anda.

Ini yang saya terapkan waktu masa muda saya, karena saya diperkuliahan menjadi mahasiswa teladan, bawa mobil civic (jaman catatan si boy kalau si boy pakai putih, kalau saya punya yang merah).

Dengan saya menonjol dari pada yang lain dan mempunyai nilai tambah. Saya menjadi incaran para gadis-gadis kampus.

Nilai tambah, buat nilai tambah dalam diri Anda serta produk Anda. Semoga Bermanfaat, Salam Dahsyat.

Sumber: http://www.tdwclub.com/showthread.php?955-fokus-pada-nilai-tambah/
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Selalu Fokus Pada Nilai Tambah

Jadilah yang Terbaik, Dengan Membuat Nilai Tambah dan Faktor Kali. Dalam hidup ini tidak semua yang Anda inginkan dapat berhasil seluruhnya, namun itu akan lebih bagus daripada Anda mengerjakan yang sudah pasti tapi tidak berhasil.

Contohnya:
Anda berusaha untuk bekerja dari jam 3 pagi, pulang jam 2 pagi dan hanya tidur kurang dari 1 jam. Tapi jika Anda hanya bekerja menjadi kuli bangunan, sungguh sangat kecil kemungkinannya untuk dapat merubah Anda menjadi besar (Orang Sukses). Oleh karena itu Anda harus berubah! Karena dengan Anda berubah kemungkinan untuk menjadi Orang yang Lebih Besar akan jauh lebih terbuka.

Catatan: Kebanyakan Orang rata-rata bekerja dibidang yang pertama kali Orang tersebut mendapat income. Jika Anda termasuk tipe orang yang seperti ini, Anda harus berhati-hati.

Anda harus berhati-hati dengan apa yang Anda pelajari! dan Anda juga harus berhati-hati dengan income- income Anda yang pertama.
Jika ada seseorang yang belajar Fotografi, dan pendapatan pertamanya yang orang tersebut didapatkan berawal dari memfoto (Misalnya adalah memfoto temannya yang sedang Wisuda). Tidak menutup kemungkinan orang tersebut akan menjadi juru Foto seumur hidup. Lalu apakah boleh? Orang tersebut boleh saja menjadi juru Foto seumur hidup, tapi dengan syarat adalah menjadi yang terbaik. (Ingat Nilai Tambah dan Faktor Kali). Orang tersebut harus menggunakan Faktor Kali untuk membuat orang tersebut menjadi besar, misalnya dengan menjual Franchise (Kalau Perlu Sebanyak Mungkin).

Anda boleh saja menjadi Fotografer, tapi yang sudah dijelaskan sebelumnya! Harus menjadi yang terbaik! Dan jangan belajar bagaimana cara menjadi yang terbaik saja, tapi belajar bagaimana cara berbisnisnya. Begitu juga jika Anda berprofesi sebagai guru, Anda jangan hanya belajar bagaimana cara mengajarnya. Tapi Anda juga harus belajar bagaimana cara bisnisnya. Karena jika Anda belajar bagaimana cara bisnisnya, Anda akan mendapatkan hal yang lebih dibandingkan jika Anda hanya belajar cara mengajarnya.

Sumber: http://www.tdwclub.com/showthread.php?963-selalu-fokus-pada-nilai-tambah/
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Mengatasi Takut dan Trauma

Bagaimana caranya kita menyembuhkan diri segala macam trauma ataupun masalah-masalah yang negatif. Ini sangat mengganggu kehidupan Anda karena Anda diliputi oleh perasaan gelisah dan takut karena trauma yang Anda alami. Trauma akan suatu hal dan trauma kejadian yang pernah menimpahnya dan bagaimana mengobati trauma yang atau masalah-masalah negatif, yaitu :
  1. Anda harus waspada
    Anda harus waspada agar kejadian yang dulu tidak terjadi lagi
  2. Anda harus mulai mengerti
    Harus mengerti bahawa itu masa lalu, dan berpikir bagaimana caranya agar tidak terulang lagi dikemudian hari.
  3. Anda harus disassociated yaitu merubah
    Merubah keyakinan Anda sehingga pikiran Anda akan terbuka.
  4. Deklarasi
    Dengan Anda bertekad bahwa ini dan melakukan deklarasi kerpada diri sendiri sehingga perlahan trauma tadi akan hilang, misalnya " mulai hari ini saya tahu bahwa saya orang yang kuat .... (terserah Anda, kata-kata positif yang membuat Anda semangat)... "
Sekian tentang cara mengatasi rasa takut atau trauma. Semoga bermanfaat, Salam Dahsyat

Sumber: http://www.tdwclub.com/showthread.php?962-mengatasi-takut-dan-trauma/
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Koleksi Template Bagus (Oceanus)

Oceanus blogger template
TEMPLATE FEATURES
 Instructions URL How to install Blogger Template
 Template Author NewBloggerThemes
 Designer fabthemes.com
 Descriptions
Oceanus Blogger Template features: 1 Sidebar, 2 Column, 4 Column footer, Adapted from WordPress, Blue, Elegant, Featured Section, Fixed width, Fresh, Green, Magazine, Premium, Right Sidebar, Slider, Top Navigation Bar, Web 2.0, White
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Membangun Pipa Saluran Uang

Mengatur keuangan yang membuat Anda semakin kaya adalah lebih banyak menghasilkan uang daripada uang yang keluar. Pola membangun pipa saluran uang akan membuat uang terus mengalir kepada Anda.


Apakah aku membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang atau mengangkuti ember? (Robert T. Kiyosaki)


Keterangan :


Sebenarnya ilustrasi diatas adalah untuk membedakan antara orang-orang yang terus menjadi employee atau self employee dengan orang yang membangun bisnisnya dan investasinya sehingga terwujud pipa penghasilannya. Seperti dikisahkan oleh Robert Kiyosaki berikut :


Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan namun memiliki sebuah masalah. Desa itu tak punya air bila tak turun hujan, makanya para tetua desa memutuskan untuk menawarkan kontrak kepada siapa saja yang bisa menyediakan air bagi penduduk desa itu. Akhirnya ada dua orang yang mengajukan diri, dan para tetua desa berharap akan ada persaingan diantara mereka yang pada akhirnya dapat menekan harga.


Orang pertama yang menjalankan kontrak itu bernama Ed. Ia langsung membeli 2 buah ember dan langsung mengisi penampungan air (yang sudah dibuat dari beton oleh penduduk) dengan cara mengangkut air dari danau ke penampungan dengan kedua embernya dari pagi hingga petang. Setiap pagi ia harus bangun lebih awal untuk memastikan persediaan air cukup bagi penduduk desa saat mereka memerlukannya. Ia harus bekerja keras, tapi ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang.


Pemegang kontrak kedua bernama Bill, yang beberapa waktu malah menghilang. Dia tidak membeli 2 ember untuk bersaing dengan Ed, malah membuat rencana usaha, mendirikan perusahaan, mencari penanam modal, mengangkat asisten untuk melakukan pekerjaannya dan kembali setelah enam bulan dengan membawa kru bangunan yang siap membangun jaringan pipa baja anti karat bervolume besar yang menyambungkan desa dengan danau. Pada saat pembukaan, Bill mengatakan bahwa airnya lebih bersih, bisa memasok 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 75% lebih murah dari Ed. Penduduk desa bersorak berlari kearah kran pipa Bill.


Supaya bisa bersaing, Ed juga menurunkan harga. Mempekerjakan kedua putranya untuk membantu giliran kerja malam dan pada akhir pekan. Ketika anaknya sekolah di perguruan tinggi, ia berkata pada mereka “Cepatlah kembali karena suatu saat bisnis ini akan menjadi milik kalian.” Entah kenapa, setelah lulus anak-anaknya tak pernah kembali. Dan akhirnya Ed mendapat masalah-masalah kepegawaian, karyawan menuntut naik gaji, peningkatan tunjangan dan ingin hanya mengangkut satu ember sekali jalan.


Berbeda dengan Bill, dia sadar bahwa desa-desa yang lain juga membutuhkan air. Makanya ia menulis ulang rancangan bisnisnya dan pergi untuk menjual sistem penyaluran air bersihnya ke desa-desa di seluruh dunia. Ia hanya mendapat keuntungan satu penny untuk setiap ember, tapi ia mengirimkan miliaran ember air setiap harinya dan semua uang itu mengalir kedalam rekening banknya. Bill telah membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang bagi dirinya sendiri.


Belajar dari Robert Kiyosaki adalah untuk mereka yang sudah lelah mengangkuti ember dan siap membangun pipa agar uang bisa mengalir kedalam kantong mereka….bukan ke luar kantong mereka.


Semoga bermanfaat,




Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Cara Mendapatkan Uang

Banyak peluang untuk Anda mendapatkan uang atau meningkatkan kekayaan. Belajar pada orang yang tepat juga cara untuk mudah melihat peluang yang menghasilkan uang.


“Anda tidak bisa melihat uang dengan mata anda."(Robert T. Kiyosaki)

Cerita klasik tentang peluang dengan masalah adalah cerita tentang perusahaan sepatu yang mengirim marketing managernya ke Afrika di awal tahun 70-an. Begitu marketing manager tersebut sampai di Afrika dan turun dari pesawat, langsung jalan-jalan keliling Afrika. Setelah itu dia kirim telex kepada atasannya, “people in Africa doesn’t wear shoes. Tidak ada peluang.” Karena perusahaan tidak puas dengan marketing tersebut, maka dikirim marketing independen ke Afrika. Ketika marketing independen itu turun dari pesawat, langsung jalan-jalan. Kemudian kembali ke hotel untuk mengirim telex, ”People in Africa
doesn’t wear shoes. Peluang fantastis.”


Hal yang dilihat oleh mata adalah sama, tetapi yang satu mengartikan sebagai yang salah, yang satu mengartikan sebagai peluang yang luar biasa.


“Uang dilihat dengan pikiran Anda.” (Robert Kiyosaki)


Mari kita lihat sekitar kita. Apapun yang kita lihat selalu menghasilkan uang untuk orang lain. Misalnya kita melihat mobil, ada orang yang mendapat uang karena mobil tersebut. Misalnya kita melihat lampu, melihat tanaman, melihat asap, melihat air, semua dalam level tertentu akan menghasilkan uang. Tapi masih saja banyak orang yang mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk menghasilkan uang. Hal-hal apa yang membuat kita tidak bisa melihat peluang atau uang yaitu karena selama ini kita belajar dari orang yang salah seperti orang buta menuntun orang buta. Alasan kenapa banyak orang buta secara finansial karena mereka
mendengarkan saran dari orang-orang yang secara mental buta secara keuangan.


Mungkin kita bisa langsung kaya, mungkin dengan menerima warisan, kawin dengan orang kaya, dapat undian. Apa yang terjadi lima tahun kemudian? Banyak diantara mereka yang kaya mendadak. Karena mereka tidak tahu cara mengelolanya, melakukan investasi yang salah atau bahkan berfoya-foya ke hal-hal yang negatif. Sehingga akhirnya uang mereka hilang dan kembali kepada pola yang lama. Jika pertama-tama tidak kau pahami di kepalamu, uang tidak akan melekat di tanganmu. Dan jika tidak melekat di tanganmu maka uang dan orang yang mempunyai uang akan menghindari.


Maka untuk melihat peluang, kita harus melatih otak kita. Dan bagaimana cara melatih otak kita akan dibahas pada hari berikut.

Semoga bermanfaat,





Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Mengatasi Rasa Takut Kehilangan Uang

Uang yang Anda jadikan mimpi untuk kaya bisa membuat takut kehilangannya. Solusi agar berhasil dalam berbisnis atau berinvestasi tanpa perasaan takut kehilangan uang bisa Anda pelajari berikut.

Perbedaan utama antara orang kaya dengan orang miskin adalah cara mereka mengatasi itu.
(Robert T. Kiyosaki)


Keterangan :


Tidak ada seorang pun di dunia ini yang senang akan kehilangan uang, namun juga tidak ada orang kaya yang tidak pernah kehilangan uang. Sebaliknya banyak orang miskin yang tidak pernah kehilangan serupiah pun karena sebenarnya mereka tidak pernah berinvestasi atau berbisnis sama sekali.


Ketakutan akan kehilangan uang adalah Riil. Setiap orang mempunyai rasa takut, bahkan orang kaya pun takut. Bedanya, karena ketakutan tadi, orang miskin berhenti bertindak. Orang kaya, karena ketakutan tadi mereka akan berhati-hati tetapi tetap bertindak.


Solusi mengatasi rasa takut kehilangan uang menurut Robert Kiyosaki adalah jika kamu membenci risiko dan karenanya merasa cemas….mulailah dari dini.


Jika anda mulai saat muda, mudahlah untuk menjadi sangat kaya. Dikatakan oleh Albert Einstein bahwa salah satu keajaiban dunia adalah bunga-berbunga. Pembelian Pulau Manhattan dikatakan menjadi salah satu transaksi terbesar sepanjang masa. New York dibeli seharga 24 dollar dengan perhiasan dan manik-manik. Namun, jika 24 dollar itu diinvestasikan, dengan bunga 8% per tahun, 24 dollar itu akan bernilai lebih dari 28 trilyun dollar pada tahun 1995.


Menurut saya pribadi, bagaimana kita bisa menjadi berani melangkah dengan kemungkinan berhasil yang lebih tinggi adalah :


1. Memahami beda risiko dengan berisiko.
2. Dengan mengajukan pertanyaan yang benar.


Bila kita mengajukan pertanyaan yang salah seperti ini :


- “Nanti jangan-jangan bangkrut?”
- “Kalau rugi bagaimana?”
- “Kalo gagal bagaimana?”


Pertanyaan ini tidak adil, kenapa? Karena semua mungkin bangkrut, mungkin gagal, mungkin rugi. Dengan pertanyaan seperti ini orang akan takut.

Pertanyaan yang benar :


- “Ruginya apa bila saya tidak bertindak sekarang?”
- “Untungnya apa bila saya bertindak sekarang?”


Karena otak kita hanya mencari nikmat atau menghindari sengsara. Maka dengan pertanyaan seperti itu otak kita jadi tahu kenikmatan apa jika kita berani bertindak dan kesengsaraan apa jika kita tidak bertindak.


Tapi kita tidak boleh naïf hanya berani saja dan asal bertindak sedemikian sehingga kemungkinan bangkrutnya besar. Untuk membantu memperbesar kemungkinan berhasilnya kita harus membuat pertanyaan sebagai berikut :


- “Siapa yang sudah berhasil dibidang yang kita inginkan?”
- “Bagaimana saya bisa bekerja/magang untuk belajar kepada yang bersangkutan?”
- “Kapan saya akan belajar?”
- “Apa yang harus saya pelajari atau saya ketahui atau harus bekerja sama kepada siapa untuk memperbesar kemungkinan berhasilnya?


Semoga bermanfaat,




Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Perbedaan Pengertian Resiko Dengan Beresiko

Keraguan berbisnis sering dikaitkan dengan resiko dan beresiko. Keduanya berbeda pengertiannya. Agar finansial Anda meningkat pelajari perbedaan resiko dan beresiko.


Salah satu langkah untuk menemukan jalur cepat finansial Anda, mengetahui perbedaan antara risiko dan berisiko. (Robert T. Kiyosaki)


Keterangan :


Sering orang mengatakan bahwa bisnis dan investasi adalah berisiko. Menurut Robert Kiyosaki bisnis dan investasi adalah tidak berisiko, yang berisiko adalah tidak mempunyai pengetahuan.



Menurut saya pribadi, risiko adalah konsekuensi negatif yang selalu ada dalam setiap tindakan ataupun setiap hal. Contohnya ketika Anda duduk membaca artikel ini selalu ada konsekuensi negatifnya, entah besar atau kecil. Misalnya, konsekuensi besar walaupun kemungkinannya kecil, Anda kejatuhan helicopter dan meninggal mendadak. Konsekuensi kecil misalnya sebelah Anda kentut sedemikian sehingga Anda mencium bau tidak enak.


Sedangkan berisiko menurut saya adalah konsekuensi negatif yang kombinasi antara besar kerugian dan besar kemungkinan terjadinya tidak bisa kita terima. Contohnya, misalkan kita memulai bisnis dengan menjual semua asset kita dan harus menjual semua harta kita dan masih hutang 1 juta Dollar (9 milyar rupiah) kepada preman/mafia yang mengancam akan membunuh keluarga kita (bila kita tidak mengembalikan tepat waktu) ke dalam bisnis yang sama sekali kita tidak tahu dengan team yang sama sekali baru. Bisnis ini bagi kita berisiko. Tetapi semisal yang memodali adalah Bill Gates (Pemilik Microsoft) maka bagi Bill Gates bisnis 1-2 juta Dollar adalah tidak berisiko, walaupun kemungkinan berhasil bisnisnya sangat kecil. Kenapa? Karena Bill Gates menyumbang 1 Milyar Dollar untuk Aids saja tidak apa-apa. Jadi misalnya bisnis tadi bangkrut pun tidak berisiko bagi Bill Gates. Tetapi bagi orang yang menjual semua dan masih hutang kepada preman/mafia maka bisnis tersebut adalah berisiko.


Dikatakan oleh Robert Kiyosaki “Saya sangat prihatin bahwa terlalu banyak orang menaruh perhatian pada uang bukan pada kemakmuran mereka yang terbesar yakni pendidikan mereka.” Intelegensi memecahkan masalah dan menghasilkan uang. Uang tanpa disertai intelegensi finansial akan segera habis.


Kita tentu pernah mendengar kisah tentang orang miskin yang memenangkan undian atau mendapatkan warisan hingga langsung kaya. Tapi dalam beberapa tahun kemudian mereka kembali miskin. Kenapa? Karena mereka tidak memiliki kebiasaan serta pengetahuan yang cukup untuk mempertahankan atau bahkan mengembangkan kekayaannya.


Jadi, sungguh berisiko apabila orang tidak meluangkan uang, waktu, tenaga serta pikiran untuk terus belajar bagaimana mencari, mengelola dan mengembangkan uang.


Saran saya, daftar seminar yang menambah ilmu anda disini sekarang juga sebelum kehabisan..!!
Semoga Bermanfaat,


Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...

Cara Fokus dalam Bisnis Anda

Menjalani bisnis dengan fokus akan membantu meraih keinginan untuk menjadi kaya. Bagaimana cara agar fokus? berani mengambil risiko?


Menurut Robert Kiyosaki orang-orang yang seimbang tidak melangkah kemanapun. Mereka tetap disatu titik. Jika Anda melihat seseorang yang sukses, pada awalnya mereka tidak seimbang. Untuk membuat kemajuan, Anda pertama-tama harus membuat jadi tidak seimbang. Lihatlah bagaimana Anda berjalan untuk maju, pertama berat badan anda kedepan dan tidak seimbang, baru Anda bisa maju.


Thomas Edison tidak seimbang. Dia fokus. Bill Gates tidak seimbang. Dia focus. Donald Trump fokus. George Soros fokus, George Patton tidak membawa tank-tanknya menjauh. Dia memfokuskan mereka dan meledak di titik-titik lemah dalam perbentengan Jerman.


Jika Anda mempunyai hasrat apapun untuk menjadi kaya, Anda harus fokus. Taruh banyak telur Anda dalam satu keranjang. Jangan melakukan apa yang dilakukan oleh orang miskin dan kelas menengah, menaruh telur mereka yang sedikit kedalam banyak keranjang. Jika Anda berumur 25 tahun lebih dan sangat ngeri untuk mengambil risiko, jangan berubah mainkanlah dengan aman, lakukan investasi yang seimbang tapi mulailah sejak dini. Mulailah mengumpulkan sarang telur anda sejak dini. Karena kalau kita seimbang, hal ini membutuhkan waktu.


Saya pribadi menyarankan investasi berisiko saya sesuaikan dengan umur dan tingkat keberanian mengambil risiko.


Contoh :
Bila kita umur 30 Th dengan tingkat keberanian ambil risiko “Berani/agresif” maka alokasi investasi kita 20% masuk deposito/reksadana pendapatan tetap/emas. 40% masuk ke reksadana campuran (50% pendapatan tetap, 50% saham) atau ke properti. 40% masuk ke saham.


Sedang semisal umur 70 Th sudah pasti walau kita termasuk orang “agresif/berani” kita tidak diharapkan ambil risiko terlalu besar. Minimal 50% investasi kita harus masuk yang aman. Maksimal 25% masuk ke “sedang” dan Maksimal 25% masuk ke “cepat”.


Berinvestasilah sesuai dengan umur dan keberanian anda mengambil risiko, tapi tetaplah berinvestasi. Dan investasi pertama yang paling penting adalah investasi ke dalam pendidikan anda bagaimana cara bisnis dan berinvestasi.
Semoga bermanfaat,


Tung Desem Waringin
readmore »»  

Continue lendo >>
Kalau manfaat, jangan lupa dishare...
Flag Counter

  ©webeson - All Rights Reserved.

Template by Dicas Blogger | Top